Rabu, 13 Mei 2015

"Kiki Hanya Ingin Ibunya Sembuh, Tapi.."

Sebelum hijrah ke Jl Sekolah Duta V, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kiki sempat menjual cobek di kawasan dekat SD Bhakti Mulya 400, Jl. Gedung Pinang, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di sana, kiki sering mangkal berdampingan dengan penjual gorengan, bernama Rusi. Sekitar dua bulan, wanita berusia 37 tahun mengenal sosok Kiki. Menurut dia, Kiki adalah anak yang hebat, pekerja keras, dan peduli dengan keluarga. "Biasanya dia di sini sama saya, saya juga kadang kasihan lihatnya. Dulu Kiki sempet cerita, kalau ibunya sakit tumor payudara di Bandung. Dia cuma pengen ibunya sembuh,” kata Rusi, pada Dream.co.id, Rabu 13 Mei 2015. Tapi Yang Maha Kuasa berkehendak lain. Ibunda kembali kepada-Nya. Kiki dan saudara kandungnya menjadi yatim piatu. Rusi pun tak bercerita tentang sosok Kiki, menurut dia, bocah berbadan kurus itu ramah sama siapa saja dan sering melempar senyum. Tidak cuma itu, karena merasa kasihan dengan Kiki, Rusi juga sempat menawarinya untuk tinggal menetap bersamanya. “Waktu itu saya sempat nawarin dia untuk tinggal bareng saya. Saya kan nggak punya anak laki-laki, jadi saya tawarin, tapi dia nggak mau. Katanya takut dimarahin sama (mendiang) ibunya,” ucap Rusi. Seperti diketahui, kedua orang tua Kiki kini sudah berpulang lebih awal. Untuk menyambung hidup, kiki tinggal bersama empat saudaranya di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan dan hanya mengandalkan tumpukan cobek yang dijual dengan harga Rp35 ribu sampai Rp75 ribu. (Ism, Laporan: Indra Komara) Semoga impian dek Kiki terkabul dan semangatnya bisa menjadi inspirasi kita semua.

Sabtu, 09 Mei 2015

Pasar Johar, Pasar Terbesar Kota Semarang Tadi Malam Terbakar

Pasar Terbesar Kota Semarang yang bernama Pasar Johar tadi malam terbakar. Dilaporkan kejadian terjadi pada kisaran 21.30 wib.sampai sekarang masih belon diketahui sebab awal mula terjadi terbakar.Banyak beberapa toko yang habis terbakar si jago Merah itu.
Ini beberapa gambar yang sempat diabadikan saudara, teman saya di facebook..








Sampai pagi menjelang asab masih ada disekitar pasar tersebut. Seperti yang sudah diunggah beberapa teman dan saudara melalui facebook.






PRAY FOR JOHAR..

Senin 11 Mei Pukul 00:00 Tiket Kereta Api Tambahan Lebaran Dijual

Guna memfasilitasi para pemudik yang tidak kebagian tiket kereta api, PT KAI pun mengeluarkan kebijakan penambahan tiket mudik kereta api.
Pada tanggal 11 Mei 2015 pukul 00.01 WIB, PT KAI akan membuka penjualan tiket KA tambahan Lebaran untuk keberangkatan 10-16 Juli 2015.
Sementara untuk arus balik, penumpang bisa membeli tiket tambahan pada tanggal 18 Mei 2015 pukul 00.01 WIB. Tiket yang dijual adalah untuk keberangkatan tanggal 17-26 Juli 2015.
Untuk KA ekonomi PSO, akan dioperasikan selama 16 hari yakni dari tanggal 10-25 Juli 2015.
Adapun KA yang akan dioperasionalkan adalah KA Argo Lawu, KA Taksaka, KA Gajayana, KA Sembrani, KA Purwojaya, KA Lodaya, KA Sancaka, KA Tawang Jaya, KA Pasundan, KA Kutojaya, KA Matarmaja, KA Kertajaya, KA Mantap.
Pembelian dapat dilakukan di Contact Center 121, website tiket.kereta-api.co.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, minimarket, kantor pos, pegadaian, agen resmi tiket KA, mesin e-kiosk, dan berbagai channel resmi lainnya. (*)
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja

Jumat, 08 Mei 2015

Ini alasan di balik pemberian tonjolan pada huruf F dan J di keyboard

Coba deh perhatikan lagi keyboard kamu. Di setiap keyboard pada komputer PC maupun laptop, pasti ada tonjolan kecil pada huruf F maupun J. Kenapa bisa gitu?

Tonjolan pada tombol huruf F dan J berawal pada tahun 1888 yang lalu, ketika Frank Edward McGurin menemukan metode touch typing, yakni cara mengetik tanpa melihat tombol di keyboard.

Lalu apa fungsinya? Dilansir brilio.com dari WikiSpaces, Jumat (8/5), fungsinya untuk membantu meningkatkan kemampuan dari touch typing itu sendiri. Sebab, tonjolan itu dapat membantu mereka mengidentifikasikan huruf yang dipencet tanpa perlu memperhatikan tombolnya pada keyboard.

Di keyboard standar, deretan di bagian tengah terdapat huruf A, S, D, F, G, H, J, K, L, dan tanda :; (titik dua dan titik koma), serta "' (petik satu dan petik dua). Nah, huruf F sendiri, menurut McGurin adalah posisi yang paling tepat untuk meletakkan jari telunjuk kiri, sedangkan huruf J adalah tempat untuk meletakkan telunjuk kanan. Nah dengan bantuan tonjolan ini, para penulis dapat merasakan apakah jarinya diletakkan di tempat yang tepat saat mengetik, walaupun tanpa harus melihat di keyboard.

Modifikasi tombol F dan J ini kemudian dipatenkan oleh June E Botich dari Naples, Florida pada tahun 2002, sehingga panduan taktis ini menjadi standar di hampir semua keyboard di seluruh dunia. Nah, sekarang silakan dicoba untuk mengetik tanpa memperhatikan tombol di keyboard, melainkan cukup dengan merasakan tonjolan di huruf F dan J.

SEGERA LUNASI HUTANG PUASA KITA

Mengutip artikel tetangga saat buka facebook ikut tertarik untuk membahasnya..Bahwa puasa kita ternyata kurang lebih satu bulan lagi atau bulan depan.Entah tanggal berapa awal puasa kita karena pemerintah belum memberikan informasi( semoga saja bisa kompak puasanya ).
Alhamdulillah, saat ini kita hampir menginjak bulan Sya’ban, dan kemudian tak lama lagi kita akan memasuki bulan penuh kemuliaan, yaitu bulan Ramadhan. Bagi yang masih memiliki hutang puasa selama beberapa hari maka tunaikanlah qodho puasa sesegera mungkin mengingat semakin sempitnya kesempatan untuk menunaikan utang tersebut.
Sebagian orang meremehkan hutang puasanya (hingga bertahun-tahun) menumpuk karena rasa malas untuk menunaikannya, padahal sebenarnya ia mampu menunaikannya. Berbeda halnya jika ia tidak mampu karena mungkin dalam kondisi hamil atau menyusui bertahun-tahun sehingga ia mesti menunaikan hutang puasa pada dua atau tiga tahun berikutnya. Yang terakhir memang ada udzur. Namun yang jadi masalah adalah yang dalam keadaan sehat dan mampu tunaikan qodho puasa.
Qodho puasa tetap wajib ditunaikan berdasarkan firman Allah Ta’ala,
“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185).
Juga berdasarkan hadits dari ‘Aisyah,
“Kami dulu mengalami haidh. Kami diperintahkan untuk mengqodho puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqodho’ shalat.” (HR. Muslim no. 335).
Oleh karenanya, bagi yang dahulunya haidh, tidak berpuasa karena safar, atau alasan lainnya dan belum melunasi hutang puasanya sampai saat ini selama bertahun-tahun, maka segeralah tunaikan. Jangan sampai menunda-nunda.
Perlu diketahui bahwa bagi seseorang yang dengan sengaja menunda qodho’ puasa Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya, maka dia memiliki kewajiban: (1) Bertaubat kepada Allah, (2) mengqodho’ puasa, dan (3) wajib memberi makan (fidyah) kepada orang miskin sebesar setengah sho’ (1,5 kg), bagi setiap hari puasa yang belum ia qodho’. Sedangkan untuk orang yang memiliki udzur (seperti karena sakit), sehingga dia menunda qodho’ Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya (atau hingga bertahun-tahun karena ia terhalang hamil dan menyusui), maka dia tidak memiliki kewajiban kecuali mengqodho’ puasanya saja di saat ia mampu.
Pelunasan qodho puasa menurut pendapat jumhur (mayoritas ulama), tidak disyaratkan berturut-turut. Alasannya karena keumuman ayat,
” … maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain“. (QS. Al Baqarah: 185).
Jadi boleh saja mengqodho sebagian puasa di bulan Syawal, sebagiannya lagi di bulan Dzulhijjah, dan sebagiannya sebelum Ramadhan yaitu di bulan Rajab dan Sya’ban. Artinya, ada keluasan dalam hal ini.
Oleh karena itu, janganlah sampai menunda-nunda lagi melunasi qodho puasa kita. Yang mampu dilakukan saat ini, segeralah dilakukan apalagi itu kebaikan. Allah Ta’ala berfirman,
“Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya.” (QS. Al Mu’minun: 61)
Mari kita segerakan untuk membayar hutang puasa kita..