Rabu, 17 Juli 2013

Mengarungi Lautan Kehidupan

Kisah yang sangat inspiratif, bagaimana cara kita menyingkapi lautan kehidupan. Selamat membaca ya..

Foggy ocean 

Ada seorang perempuan, yang sudah mengalami begitu banyak musibah dalam hidupnya. Kemalangan dan tragedi selalu saja mengikuti jejak langkahnya. Namun, ia selalu mampu menunjukkan senyuman tulus di wajahnya. Ketenangan seolah-olah membungkus kehadirannya, dan kedamaian terpancar dari lubuk hatinya.
Setiap orang yang berjumpa dengannya kagum akan keberaniannya. Bagaimana dia bisa tetap bersikap sangat tenang dan ceria di tengah pergolakan dalam hidupnya? Apa yang menjadi rahasia kedamaian jiwanya itu?
Perempuan ini menjawab semua pertanyaaan itu dengan berkata, ”Air dalam lautan tidak bia menenggelamkan sebuah kapal. Tapi jika air laut masuk ke dalam kapal, kapal itu akan segera tenggelam. Begitu pula dengan penderitaan. Semua derita hanya bisa membuat kita terpuruk, patah semangat jika kita membiarkan derita itu meresap masuk dalam hidup kita dan membawa pengaruh negatif dalam diri kita!”
Sungguh bijak perkataan perempuan ini. Memang pada dasarnya kita bisa mengapung dengan aman di tengah lautan kehidupan, selama kita tidak membiarkan kemalangan dan masalah-masalah yang kita hadapi membawa pengaruh negatif dalam hidup kita! Karena jika kita membiarkannya begitu saja, cepat atau lambat kita akan tenggelam dalam lautan keputusasaan.
Semoga Bermanfaat untuk pagi hari ini....

Selasa, 16 Juli 2013

Tips Agar Motivasi Bertahan Lama

Kata ini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Kata ini selalu menjadi bahan pembicaraan dalam dunia pengembangan diri: MOTIVASI. Motivasi adalah salah satu faktor yang ingin sekali dimiliki oleh semua orang yang mau meraih impian, cita-cita, tujuan atau target apa pun. Semakin besar impian yang ingin diraih, semakin besar pula motivasi yang dibutuhkan. Semua orang juga tahu itu. Untuk itulah semua orang berlomba-lomba untuk mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan motivasi.
Tips Motivasi 
Tapi banyak orang yang selalu mengeluhkan motivasi yang tidak bertahan lama. Mereka mengeluh bahwa motivasi yang dimiliki hanya cukup untuk beberapa hari saja, selanjutnya mereka menjadi tidak bersemangat dan loyo. Di satu hari mereka begitu bersemangat seolah dunia ini bisa ditaklukkan dengan mantap. Tapi di waktu berikutnya, semangat yang tadinya membara hilang begitu saja karena faktor tertentu.
Naik turunnya motivasi terjadi begitu saja tanpa bisa dikendalikan. Banyak orang ingin sekali punya motivasi yang senantiasa di puncak. Mereka tidak pernah mau sedetik pun merasa loyo. Tapi itu adalah keinginan yang 100% tidak mungkin.
Harga emas, saham, minyak dan kurs mata uang asing selalu naik turun setiap saat. Tidak mungkin stabil. Begitu pula dengan motivasi, kadang kita merasa semangat, kadang kala kita merasa tidak bersemangat. Itu adalah hal biasa. Coba lihat grafik aktivitas otak yang dipasang pada pasien yang kritis. Alat tersebut dinamakan Elektroenselofalograf (EEG) yang merekam aktivitas otak. Kalau Anda melihat grafik naik turun dengan suara tin…tin…tin, berarti pasien masih hidup. Tapi kalau grafiknya lurus dengan suara tiiiiiinnnnn panjang, berarti sudah tak bernyawa. Jadi, selagi kita masih hidup, naik turun itu adalah hal biasa.
Yang terpenting adalah kita harus tahu bagaimana caranya memotivasi diri selagi kita tidak bersemangat. Mengapa orang yang gagal bisa bangkit lagi? Jelas karena mereka mampu memotivasi dirinya untuk bangkit dan mencoba sekali lagi. Orang yang menyerah adalah orang yang tidak mampu lagi memotivasi dirinya untuk bangkit. Orang yang tidak punya motivasi cepat atau lambat pasti akan menyerah.
Saya yakin setiap orang pasti punya motivasi. Ketika kita sedang mengalami kondisi tidak bersemangat atau loyo, kita punya dua pilihan.
Pilihan pertama adalah kita tetap terpuruk dalam kondisi down. Pilihan kedua adalah memutuskan untuk bangkit kembali dengan cara menyalakan kembali motivasi yang hilang. Masalah terbesar yang sering kita hadapi adalah kita lebih suka memilih yang pertama karena itu pilihan mudah dan kita tidak tahu caranya memotivasi diri sendiri. Selain itu kita juga tidak tahu bagaimana caranya memiliki motivasi yang bertahan lama.
Untuk memiliki motivasi yang bertahan lama, Anda harus bisa memotivasi diri sendiri di saat Anda sedang down. Itulah rahasia memiliki motivasi yang tahan lama. Orang yang sukses bukannya manusia super yang tidak pernah down. Mereka sering down, tapi tidak berlarut-larut di dalamnya. Mereka segera bangkit dengan suntikan motivasi yang jauh lebih besar.
Orang gagal melakukan sebaliknya, mereka malah makin terpuruk ke dalam jurang kondisi down. Akibatnya mereka tidak mampu bangkit lagi dan menyerah kalah, dan akhirnya game over.
Lalu bagaimana caranya memiliki motivasi yang bertahan lama? Saya akan beberkan secara ringkas. Ada tiga tahap untuk memotivasi diri sendiri. Ini adalah rahasia motivasi secara ilmiah. Jadi semuanya bisa dijelaskan dengan bukti.
Tahap pertama adalah membangkitkan motivasi. Ini bisa dilakukan dengan cara mengelola energi dan emosi Anda. Tahap kedua adalah menyalurkan motivasi itu ke dalam bentuk tindakan. Motivasi yang tidak diubah menjadi tindakan akan menjadi motivasi kosong. Ini sering dialami oleh mereka yang hanya bersemangat, tapi tidak menghasilkan apa pun. Tahap ketiga adalah mempertahankan motivasi itu agar tidak cepat padam.
Jika Anda mampu melakukan ketiga tahap tadi, Anda sudah bisa memotivasi diri sendiri tanpa faktor luar apa pun karena pada dasarnya motivasi itu sudah ada di dalam, hanya perlu dinyalakan dan dibangkitkan.

Senin, 15 Juli 2013

Bahagia itu Pilihan

Suatu ketika istri John Maxwell, pembicara motivator top, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang “kebahagiaan”.


Maxwell sang suami duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan dan tiba di sesi tanya jawab. Setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya.
“Mrs. Maxwell , apakah suami Anda membuat Anda bahagia?”
Seluruh ruangan langsung terdiam.
“Satu pertanyaan yang bagus “.
Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab,”Tidak.”
Seluruh ruangan terkejut. “Tidak,”
katanya sekali lagi,”John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.”
Seisi ruangan langsung menoleh ke arah John Maxwell.
Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar.
Kemudian, lanjut Margaret, “John Maxwell adalah seorang suami yg sangat baik. Ia tdk pernah berjudi, tidak mabuk-mabukan, tidak main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia..”
Tiba-tiba ada suara bertanya,”Mengapa?”
“Karena,” Jawabnya, “tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung. Jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri.”
Margaret mengatakan, tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuat dirimu bahagia adalah dirimu sendiri. Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu sering merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kamu tidak akan merasa sedih.
Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.
Bahagia adalah pilihanmu sendiri.
Bahagia itu adalah suatu situasi dimana kita bisa menikmati apapun yang kita punyai dan apapun yang bisa dan sudah kita capai dan itu semua hanya ada dari dalam Hati serta Pikiran ?…
semoga bermanfaat, LA TAHZAN.......KEEP SPIRIT

Minggu, 14 Juli 2013

Einstein Ternyata Juga Sering Gagal


Siapa yang tidak kenal dengan Einstein? Saya kira hampir semua orang mengenalnya.Dikenal sebagai orang jenius sejagat, Einstein di masa kecilnya tak menunjukkan tanda-tanda ia sangat pintar. Bahkan ayahnya menganggap Einstein terbelakang mental, penyendiri, dan pemarah (suka melempar barang). Hingga usia empat tahun Einstein tak pernah bicara. Bahkan, sampai berusia tujuh tahun, belum bisa membaca.
Einstein 
Namun minat lelaki kelahiran Ulm, Jerman, 14 Maret 1879 ini pada ilmu fisika sudah dimulai sejak usia lima tahun. Hal itu berawal ketika ayahnya menghadiahinya sebuah kompas. Einstein kecil merasa aneh dengan benda itu, yang seolah-olah di dalamnya ada yang hidup. Sejak itu, ia bertekad mempelajarinya. Ia lantas juga menyukai matematika setelah belajar kalkulus di tahun 1891. Gara-gara kesukaannya pada matematika, ia sampai terobsesi menjadi guru matematika. Meski begitu, untuk mengejar cita-citanya menjadi guru tak gampang.
Pada saat usia 15 tahun, orangtuanya pindah ke Milan, Italia, sedangkan ia tetap tinggal di Jerman agar bisa meneruskan sekolahnya. Namun setahun kemudian ia justru pindah ke Swiss karena ingin melanjutkan sekolah ke Eidgenössische Technische Hochschule (ETH, Sekolah Politeknik Swiss) di Zurich. “Saya ingin sekolah di Zurich untuk mempelajari matematika dan fisika selama empat tahun, lalu jadi guru bidang pelajaran itu. Itulah rencana saya,” kisahnya suatu ketika.
Namun ia gagal saat mengikuti tes masuk pada tahun 1895. Einstein tak kapok dan bertekad mencobanya lagi tahun berikutnya. Untuk mempersiapkan seleksi tahun berikutnya, ia belajar di sebuah sekolah di Arrau, Swiss. Akhirnya ia lolos seleksi dan mulai belajar di ETH pada tahun 1896 dan lulus tahun 1900.
Sayangnya ia tak mendapatkan pekerjaannya sebagai guru. Ia pernah mencoba jadi dosen di almamaternya ETH, tetapi gagal. Tiga temannya, termasuk sahabatnya, Marcel Grossmann, bisa menjadi asisten di ETH, namun Einstein tak tertarik jika hanya menjadi asisten.
Akhirnya ia menjadi guru matematika di sebuah SMA di Winterthur pertengahan 1901. Menurutnya, kala itu ia sudah menyerah untuk terus merengek minta pekerjaan di universitasnya. Ia juga menjadi guru honorer di sebuah sekolah swasta di Schafhausen.
Ayah Grossmann kemudian mencoba mencarikan pekerjaan buatnya yang membuat Einstein bisa bekerja di kantor paten di Bern. Einstein bekerja di kantor paten dari tahun1902 hingga 1909. Selama bekerja, Einstein terus mengembangkan ilmunya dan meraih gelar doktor pada tahun 1905 dari University of Zurich. Tesis doktornya ia persembahkan buat Grossmann yang sudah membantunya.
Pada tahun 1905 ini, ia menulis tiga paper yang salah satunya membahas apa yang sekarang disebut teori relativitas. Setelah itu paper-paper-nya bermunculan. Di sana ia mengemukakan berbagai macam teori yang telah dikembangkan. Setiap gagasan yang ia kemukakan dalam paper itu, hampir selalu menjadi bahasan para ilmuwan lainnya.
Begitulah cara Einstein menapaki hidupnya yang ternyata tak mudah. Orang sehebat Einstein ternyata juga sering gagal, sulit mencari pekerjaan, dan pernah putus asa. Namun minatnya pada ilmu fisika dan matematika tak pernah surut hingga melahirkan teori-teori baru yang mencengangkan. Pencapaian keilmuannya ini ibarat sebuah pendakian panjang untuk mencapai puncak tertinggi keilmuannya di dunia. Dari sanalah Albert Einstein dikenang orang sebagai si superjenius

Cara Unik Meredakan Amarah

Alkisah, ada seorang bernama Adiba. Setiap kali marah, ia akan pulang ke rumah untuk mengelilingi rumah dan tanah miliknya sebanyak tiga kali putaran. Seiringnya berjalannya waktu, rumah dan tanah Adiba semakin luas dan banyak. Namun kebiasaan lamanya ketika merasa marah tetap Adiba lakukan. Ia masih saja mengelilingi seluruh rumah dan tanah miliknya. Meski harus berkeringatan, Adiba tidak peduli.


Suatu hari, sang cucu bertanya kepada Adiba perihal kebiasaan si kakek yang dianggap agak aneh. “Ada apa sih, Kek, kok Kakek rela lari-lari begitu? Apa nggak capek, Kek?”
Adiba menjawab, “Kakek sudah jalanin kebiasaan ini sejak muda, Cu. Setiap kakek bertengkar dengan orang lain, berdebat, ataupun marah, kakek akan mengelilingi tanah dan rumah sendiri sebanyak tiga kali. Saat berlari, kakek berpikir dan bertanya pada diri sendiri, ’rumahku masih begitu kecil, tanah juga masih sedikit, bukankah aku seharusnya tak punya waktu untuk marah pada orang lain?’ Dengan memikirkan pertanyaan itu, rasa marah kakek jadi hilang. Jadi, kakek bisa punya waktu yang lebih banyak untuk bekerja dan belajar.”
”Oh, begitu. Terus, sekarang kan kakek sudah kaya, kok masih saja berlari-lari mengelilingi rumah?” lanjut si cucu. Dengan tersenyum, Adiba menjawab, “Karena kakek masih bisa mendapat manfaat yang sama. Selagi berlari, kakek sekarang berpikir, ’rumahku sudah begitu besar, tanah juga begitu banyak, mengapa mempersoalkan hal kecil itu dengan orang lain?’ Setelah itu, marah kakek akan hilang.”
*****
Rasa marah sesungguhnya adalah perasaan yang wajar kita rasakan, tapi yang menjadikannya tidak wajar apabila amarah itu tetap terpendam di hati kita dan malah mempengaruhi suasana hati kita sepanjang hari dan akhirnya berimbas ke kinerja kita secara keseluruhan. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk menemukan satu cara efektif yang mampu menghilangkan amarah ketika kita merasakannya.
Jika Adiba memakai cara berlari mengitari rumah dan tanahnya untuk meredakan amarahnya, bagaimanakah dengan kita? Mungkin kita bisa menggunakan musik instrumental klasik atau siaran radio kesayangan kita sebagai alat penghilang kemarahan kita.
Renungkan baik-baik untuk menemukan alat paling efektif dan cocok buat kita sendiri. Sebaiknya temukan lebih dari satu cara dan kalau perlu, buatlah daftarnya. Jika alat di urutan pertama tidak lagi efektif, kita bisa mencoba dan beralih ke alat di urutan kedua, dan seterusnya. Selamat mencoba!

Sabtu, 13 Juli 2013

Pencari Tuhan

Saya tersentil ingin membikin kutipan dengan judul diatas, atas semua yang saya alami akhir - akhir ini yang sedang belajar untuk lebih mengenal Tuhan.
pernahkah temen-temen terbesit pertanyaan, "Jika manusia dianugerahi akal dan pikiran, lantas apakah Tuhan tak lagi berperan didalam kehidupan manusia?".Jika pernah berarti sama dengan yang saya alami..
Dan terjawab pertanyaan tersebut.di balik judul buku "Change Your Mind", pertanyaan saya terjawab dengan kejadian yang sama dialami oleh Sirun saat sang istri menanyakan pertanyaan yang sama diatas.
"Manusia telah diberikan pilihan oleh Tuhan dalam hidup. Dan dengan kebebasan yang dimiliki, manusia akan mempertanggung jawabkan pilihan tersebut.Akal dan hati ( 'Aql dan Qolb ) menjadi instrumen, yang bakal membantu manusia untuk memilih hal terbaik dalam hidup mereka. Jadi akal yang melahirkan seikat pertimbangan menjadi pijar bagi manusia tatkala hendak memilih sebuah pilihan hidup. Karenanya, Sir Muhammad Iqbal, pernah menulis, manusia adalah makhluk terpilih untuk membuat kehidupan lebih baik ( Khalifah ). Dan dengan segala kekurangannya, manusia menjadi wakil Tuhan diatas bumi.Karenanya dalam menjalani hidup, dengan seperangkat pilihannya, manusia layak membalut semua pilihan itu dengan nilai kemaslahatan, menjauhkan pilihan dari tindakan yang bisa membuat kehidupan luruh dan carut-marut."
Semoga bermanfaat...

Kiat Memulai Usaha Sendiri

Kerja di sebuah perusahaan, atau berada di bawah tekanan atasan mulai membuat Anda stres? Mungkin ini waktunya untuk memulai usaha sendiri.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda ingin merintis usaha. Berikut beberapa kiat yang kami rangkum:

PersiapanAnda sudah memiliki rencana untuk memulai usaha? Yang pertama kali harus ditentukan adalah tujuan yang meliputi, apa jenis usaha yang Anda kerjakan, apa saja modal awal yang harus dimiliki, dan pasar mana yang Anda sasar.

Menabung

Memulai usaha pasti memerlukan modal yang tak sedikit. Seorang konsultan keuangan, Michelle Evard merekomendasikan, minimal Anda harus menabung selama 6 bulan sebelum memulai usaha. Sambil menabung, waktu 6 bulan itu juga bisa digunakan Anda melakukan persiapan.

Ada baiknya juga selama enam bulan itu, Anda melakukan penghematan terhadap pengeluaran rutin. Hal itu bisa membuat tabungan semakin banyak untuk memulai usaha baru.

Persiapkan pengunduran diri

Setelah melakukan persiapan dan pengumpulan modal, kini waktunya Anda mempersiapkan proses pengunduran diri. Jangan sampai menyepelekan hal ini. Walaupun ada ketentuan minimal satu bulan pemberitahuan sebelum tanggal mengundurkan diri, namun Anda juga harus menyelesaikan seluruh pekerjaan atau proyek yang masih berjalan.

Jangan sampai pengunduran diri menjadi pembicaraan dan meninggalkan kesan buruk di perusahaan. Oleh karena itu mulailah membuat jadwal ketat dalam menyusun pekerjaan agar bisa diselesaikan sesuai dengan waktu pengunduran diri yang sudah direncanakan.

Tentukan jenis perusahaan

Setelah Anda mengundurkan diri, mulailah menentukan jenis perusahaan Anda. Apakah itu PT, CV dan sebagainya. Lalu daftarkan perusahaan baru Anda agar posisinya legal.

Buat budgeting awal

Budgeting awal dalam menjalankan perusahaan baru sangatlah penting. Hitunglah dengan cermat apa saja keperluan perusahaan mulai dari pembelian barang hingga pengeluaran sehari-hari. Kalkulasikan juga dengan sasaran keuntungan yang ingin didapat. Jangan lupa untuk memperhitungkan pajak. Anda tak ingin menjadi orang yang merugikan negara kan?

Kini semuanya telah siap. Agar perusahaan Anda terus berjalan, perlu adanya jalinan relasi yang kuat dengan klien. Kepercayaan dari klien adalah salah satu kunci suksesnya. (*/dari berbagai sumber)

Sore Hari Iseng

Gimana kabar temen Blogger sekalian...sore ini iseng untuk membuat sebuah artikel yang sedikit membikin motivasi pada diri sendiri, alhamdulillah ingin share pada temen-temen dah....
Sebuah Kutipan artikel seorang enterpreneur yang LUAR BIASA...silahkan di baca, share, semoga bermanfaat
DENGAN MODAL Rp.10 RIBU, KINI OMZETNYA Rp.10 JUTA / HARI,

Siapa bilang tempe hanya makanan rakyat kecil? Di tangan keluarga Muhammad Noer, tempe menjadi buah tangan khas Kota Malang bernilai jual tinggi. Keripik Tempe Aneka Rasa menyodorkan rasa daun jeruk, keju, barbeku, atau piza.
Produk keripik tempe aneka rasa buatan keluarga Noer sudah menyebar seantero negeri, bahkan sudah merambah mancanegara, seperti Belanda, Singapura, hingga Amerika Serikat.
Saat ini dalam sehari, toko oleh-oleh Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer yang terletak di Jalan Ciliwung Gang II Nomor 2, Kota Malang, menghabiskan 1 kuintal kedelai untuk membuat tempe. Tempe dibuat sendiri untuk menjamin kualitas rasa. Dari tempe tersebut baru diolah menjadi keripik tempe aneka rasa. Omzet normal dalam sehari mencapai Rp 10 juta. Nilai tersebut akan membengkak hingga tiga kali lipat saat Lebaran.
Usaha keluarga Muhammad Noer dimulai tahun 1993. Saat itu Bu Noer (Siti Djuariyah) dan Anik Suryani (adik Bu Noer) sepakat membuat dan menjual keripik tempe yang memang merupakan makanan khas Kota Malang. Saat itu Siti Djuariyah adalah ibu rumah tangga, sedangkan Anik adalah sarjana sejarah Universitas Negeri Malang yang belum bekerja.
Awal usaha hanya dikerjakan oleh tiga orang, yaitu Muhammad Noer, Siti, dan Anik. Anik meracik bumbu, Siti mengiris tempe, dan Muhammad Noer mengantar keripik ke warung yang dititipi -saat ia berangkat kerja sebagai PNS di lembaga pemasyarakatan di Kota Malang.
Awalnya keluarga Noer bermodalkan Rp 10.000 per hari untuk membeli satu bongkah tempe berukuran 50 cm x 25 cm untuk dijadikan keripik. Saat itu, satu bungkus keripik tempe berisi lima iris keripik dijual dengan harga Rp 500. Saat ini, keripik tempe Bu Noer dikemas per 150 gram dengan harga Rp 5.500 untuk rasa asli dan Rp 6.900 untuk aneka rasa.
Meski perlahan, karena banyak saingan, usaha rumahan tersebut terus berjalan. Tidak puas hanya sekadar ”berjalan pelan”, keluarga Noer mencoba berinovasi. Pada tahun 2000, mereka membuat keripik tempe aneka rasa, yaitu rasa keju, barbeku, piza, ayam bawang, spageti, dan udang. Tempe pun mulai diproduksi sendiri.
”Awalnya saya ditantang oleh keluarga untuk membuat keripik tempe yang beda dengan lainnya. Saya yang dasarnya senang memasak merasa tertantang dan ingin membuktikan bahwa saya bisa. Lalu saya buat keripik tempe aneka rasa,” tutur Anik seperti dilansir Kompas.com.
Anik adalah orang di balik resep dan produk Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer. Keripik tempe rasa keju, barbeku, piza, ayam bawang, spageti, udang, dan berbagai rasa pun akhirnya lahir dari tangan Anik. Keripik tempe aneka rasa tersebut disukai pasar.
Keinginan membuat produk berbeda, diakui Anik, dipicu oleh lokasi usaha mereka yang masuk ke dalam gang -sejauh 500 meter dari jalan raya- sehingga butuh produk menonjol yang memang dibutuhkan dan dicari pembeli di mana pun lokasinya. Mereka harus bersaing dengan pusat jajanan keripik tempe Sanan Kota Malang yang memang sudah terkenal sebelumnya.
Merasa inovasi awal berhasil, pada tahun 2002 Anik kembali berinovasi membuat keripik tempe rasa aneka daun, yaitu rasa daun ketumbar, daun kucai, daun prei, daun seledri, dan kemangi. Keripik tempe aneka rasa daun pun laris manis.
Tidak berhenti hanya membuat keripik tempe, keluarga Noer pun terus berinovasi membuat aneka olahan tempe dan bahan lokal lain. Tahun 2002, keluarga Noer juga memproduksi brownies tempe. Setahun kemudian, mereka membuat cake dan roti bekatul. Semua produknya disukai pembeli.
”Saya termotivasi membuat aneka olahan dari tempe dan bahan lokal seperti bekatul karena tidak ingin tempe hanya dianggap makanan kelas bawah. Tempe dan bekatul adalah produk lokal dengan gizi tinggi yang juga bisa menjadi makanan menengah ke atas,” ungkap Anik.
Melihat keripik tempe aneka rasa Bu Noer sukses, usaha keripik tempe lain di Malang pun mulai mengikuti membuat produk aneka rasa. Produk keripik tempe aneka rasa mulai ditiru pengusaha lain pada tahun 2005.
”Tidak masalah ditiru orang lain karena saya tidak jual nama. Saya menjual rasa sehingga saya berani bersaing dengan lainnya. Yang penting saya terus berinovasi memenuhi keinginan pembeli. Dengan ditiru, artinya produk saya disukai pasar,” ujar Anik.
Usaha keluarga Noer terus berkembang. Selain Bu Noer dan Anik, adik bungsu tiga bersaudara ini, yaitu Lilik Ismiyati, juga mulai membuat keripik aneka buah. Keripik dibuat dan dikemas sendiri oleh Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer.
Kini, toko Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer benar-benar sudah menjadi pusat oleh-oleh khas Kota Malang. Dari awalnya hanya dikerjakan oleh tiga orang, Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer kini mempekerjakan 30 karyawan. Karyawannya berasal dari sejumlah daerah, yang ditampung di tiga rumah produksi keripik Bu Noer. Setiap karyawan digaji sesuai Upah Minimal Kota Malang dan diberi tempat tinggal tanpa harus kos.
”Setiap karyawan harus diperhatikan dengan baik. Jika tidak dijamin dengan baik, mereka bisa-bisa lari. Kami akhirnya akan kembali mencari orang dan itu cukup mengganggu proses produksi sebab harus mengajari dari awal,” ujar Anik.
Saat Lebaran, keluarga Noer menambah tiga kali lipat karyawannya. Ini karena kebutuhan produksi saat lebaran juga tiga kali lipat kebutuhan harian.
Dari usaha rumahan kecil, Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer kini menjadi industri kecil, tempat bergantung banyak orang. Kunci keberhasilannya, menurut Anik, adalah berinovasi dan bekerja keras. ”Saya masih terus ingin berinovasi sesuai harapan pelanggan. Inovasi dibutuhkan agar usaha ini tidak berhenti,” ujarnya.
Dianggap sukses membangun usaha, keluarga Noer dipercaya pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan di sejumlah daerah di Jawa Timur, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga mencari dan mengembangkan potensi daerah. (as)

LA TAHZAN...